INTERNET
Minggu, 27 November 2016
Manfaat internet bagi pendidikan
Perkembangan teknologi
Web Browser dan Search Engine
WEB BROWSER
Web Browser
adalah suatu program yang digunakan untuk menjelajahi dunia Internet atau untuk
mencari informasi tentang suatu halaman web yang tersimpan di komputer.
Awalnya, web browser hanya berorientasi pada teks dan belum dapat menampilkan
gambar.Namun, web browser sekarang tidak hanya menampilkan gambar dan teks
saja, tetapi juga memutar file multimedia. Browser juga dapat mengirim dan
menerima email, mengolah bahasa HTML sebahai input dan menjadikan halaman web sebagai
output yang informatif.
Contoh web
browser antara lain :
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Opera
netscape
Hal yang
perlu diketahui dalam penjelajahan internet adalah pemahaman struktur alamat
web, misalkan http://www.google.com maka alamat tersebut dapat diartikan :
~ http :
service transfer web (protokol)
~ www :
jaringan situs web terbesar sebagai pengelola pengalamatan situs web
~ google :
nama wilayah (domain) , yaitu nama sebagai institusi sebuah web
~ com : nama
akhir domain, biasanya menunjukkan bidang situs tersebut
beberapa
domain name :
- co, com : perusahaan
komersial
- net :
perusahaan networking
- org, or :
organisasi nonprofit atau yayasan
- edu, ac,
sch : lembaga pendidikan
Fungsi Web Browser
Untuk membuat
aplikasi Web, dalam hal ini kita menggunakan HTML. Di sini kita membutuhkan
suatu editor yang berguna untuk mengetik, mengedit atau menyimpan
dokumen-dokumen HTML Editor untuk mendesain suatu Web dibagi 2 yaitu WYSIWYG
(Graphic) Editor, antara lain Notepad dan Ultra Edit, dan Editor WYSIWYG,
antara lain Netscape dan Front Page.
Struktur Dasar HTML
Fungsi utama
dari web browser adalah untuk menampilkan halaman-halaman web yang terdapat di
internet, selain itu kita dapat menyimpan website tersebut dan dapat kita
panggil lagi kemudian (Bookmark), website juga dapat disimpan (save) hingga
informasi-informasi di dalamnya dapat kita ambil.
Internet
Expoler
Di sini saya
mengambil Internet Expoler sebagai web browser nya. Microsoft Internet Expoler,
merupakan software yang Built-in dengan sistem operasi Windows. Versi dari
Internet Expoler berbeda-beda sesuai dengan sistem operasi Windows yang
digunakan (IE 4.0 uNTUK wINDOWS 98/ME, IE 5/6 untuk Windows XP). Untuk memulai
Internet Expoler dapat dilakukan dengan cara berikut :
1. Pilih
program Internet Expoler, dapat melalui start atau melalui icon internet
expoler.
2. Lakukan
koneksi ke internet terlebih dahulu, bila diperlukan.
3. Ketik
alamat website yang akan dituju, jika koneksi berjalan maka akan tampil halaman
web yang Anda inginkan
Untuk membuka
suatu website terdapat dua cara yang dilakukan yaitu :
• Pertama.
Memilih menu File, kemudian Open maka akan ditampilkan jendela Open. Lalu
masukkan alamat website yang Anda inginkan. Misalnya http://www.unikom.ac.id,
kemudian tekan tombol OK atau Enter, maka akan dimunculkan website tersebut.
• Kedua.
Dengan memasukkan langsung alamat websitenya ke kotak address yang terdapat di
jendela Internet Expoler.
Tombol-tombol
lain yang biasa digunakan adalah sebagai berikut :
Nama
Keterangan
Back Untuk
kembali ke halaman sebelumnya
Stop Untuk
menghentikan proses loading website
Forward Untuk
ke halaman berikutnya
Refresh Untuk
mengulang loading website
Save As Untuk
menyimpan website yang sedang dibuka yang dapat dilakukan dengan memilih menu
File, kemudian Save As
Save As
Picture Untuk menyimpangambar pada website dengan cara mengklik kanan mouse
pada gambar yang
diinginkan
kemudian pilh Save As Picture.
SEARCH ENGINE
Mesin pencari web atau yang lebih dikenal
dengan istilah web search engine merupakan program komputer yang dirancang
untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan
direktori web (seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk
mengelompokkan suatu halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web
search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis.
Cara
Kerja Search Engine
Mesin pencari web bekerja dengan cara
menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www.
Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis
untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul,
subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data
tentang halaman web disimpan dalam sebuah
database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin
pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang
disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin
pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin
mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan
kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan
terkadang sebagian teksnya.
Mesin pencari
lain yang menggunakan proses real-time, seperti Orase, tidak menggunakan indeks
dalam cara kerjanya. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan
jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang
digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam
beberapa hal seperti informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada broken link,
dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan (Google menggunakan hampir
100.000 komputer, Orase hanya satu.). Tetapi, ada juga kelemahannya yaitu
pencarian lebih lama rampungnya.
Komponen utama dalam Search Engine
Sebuah search engine memiliki beberapa
komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari
informasi. Komponen tersebut antara lain :
Web Crawler
Web crawler atau yang dikenal juga
dengan istilah web spider bertugas untuk mengumpulkan semua informasi yang ada
di dalam halaman web. Web crawler bekerja secara otomatis dengan cara
memberikan sejumlah alamat website untuk dikunjungi serta menyimpan semua
informasi yang terkandung didalamnya. Setiap kali web crawler mengunjungi
sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang
dikunjunginya itu untuk kemudian di kunjungi lagi satu persatu. Proses web
crawler dalam mengunjungi setiap dokumen web disebut dengan web crawling atau
spidering. Beberapa websites, khususnya yang berhubungan dengan pencarian
menggunakan proses spidering untuk memperbaharui data data mereka. Web crawler
biasa digunakan untuk membuat salinan secara sebhagian atau keseluruhan halaman
web yang telah dikunjunginya agar dapat dip roses lebih lanjut oleh system
pengindexan. Crawler dapat juga digunakan untuk proses pemeliharaan sebuah
website, seperti memvalidasi kode html sebuah web, dan crawler juga digunakan
untuk memperoleh data yang khusus seperti mengumpulkan alamat e-mail.
Web crawler termasuk kedalam bagian
software agent atau yang lebih dikenal dengan istilah program bot. Secara umum
crawler memulai prosesnya dengan memberikan daftar sejumlah alamat website
untuk dikunjungi, disebut sebagai seeds. Setiap kali sebuah halaman web
dikunjungi, crawler akan mencari alamat yang lain yang terdapat didalamnya dan
menambahkan kedalam daftar seeds sebelumnya.
Dalam melakukan prosesnya, web crawler
juga mempunyai beberapa persoalan yang harus mampu di atasinya. Permasalahan
tersebut mencakup :
Halaman mana
yang harus dikunjungi terlebih dahulu.
Aturan dalam
proses mengunjungi kembali sebuah halaman.
Performansi,
mencakup banyaknya halaman yang harus dikunjungi.
Aturan dalam
setiap kunjungan agar server yang dikunjungi tidak kelebihan beban.
Kegagalan, mencakup tidak tersedianya halaman
yang dikunjungi, server down, timeout, maupun jebakan yang sengaja dibuat oleh
webmaster.
Seberapa jauh kedalaman sebuah website yang
akan dikunjungi.
Hal yang tak
kalah pentingnya adalah kemampuan web crawler untuk mengikuti
perkembangan teknologi web, dimana setiap kali
teknologi baru muncul, web crawler harus dapat menyesuaikan diri agar dapat
mengunjungi halaman web yang menggunakan teknologi baru tersebut.
Proses sebuah web crawler untuk
mendata link – link yang terdapat didalam sebuah halaman web menggunakan
pendekatan regular expression. Crawler akan menelurusi setiap karakter yang ada
untuk menemukan hyperlink tag html (<a>). Setiap hyperlink tag yang
ditemukan diperiksa lebih lanjut apakah tag tersebut mengandung atribut
nofollow rel, jika tidak ada maka diambil nilai yang terdapat didalam attribute
href yang merupakan sebuah link baru.
Indexing system
Indexing system bertugas untuk
menganalisa halaman web yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks
setiap kemungkinan term yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan
disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian
selanjutnya.
Indexing system mengumpulkan, memilah dan
menyimpan data untuk memberikan kemudahan dalam pengaksesan informasi secara
tepat dan akurat. Proses pengolahan halaman web agar dapat digunakan untuk
proses pencarian berikutnya dinakamakan web indexing. Dalam implementasinya
index system dirancang dari penggabungan beberapa cabang ilmu antara lain ilmu
bahasa, psikologi, matematika, informatika, fisika, dan ilmu komputer.
Tujuan dari penyimpanan data berupa indeks
adalah untuk performansi dan kecepatan dalam menemukan informasi yang relevan
berdasarkan inputan user. Tanpa adanya indeks, search engine harus melakukan
scan terhadap setiap dokumen yang ada didalam database. Hal ini tentu saja akan
membutuhkan proses sumber daya yang sangat besar dalam proses komputasi.
Sebagai contoh, indeks dari 10.000 dokumen dapat diproses dalam waktu beberapa
detik saja, sedangkan penulusuran secara berurutan setiap kata yang terdapat di
dalam 10.000 dokumen akan membutuhkan waktu yang berjam lamanya. Tempat
tambahan mungkin akan dibutuhkan di dalam computer untuk penyimpanan indeks,
tapi hal ini akan terbayar dengan penghematan waktu pada saat pemrosesan
pencarian dokumen yang dibutuhkan.
Search system
Search system inilah yang berhubungan
langsung dengan pengguna, meyediakan hasil pencarian informasi yang diinginkan.
Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan kata pencarian
biasanya dengan beberapa kata kunci, search system akan mencari data dari
indeks database, data yang cocok kemudian akan ditampilkan, biasanya disertai
ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
Kamis, 24 November 2016
Perkembangan TIK
Perkembangan TIK,Jika berbicara tentang
teknologi, tentunya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Selamanya,
selama peradaban manusia masih ada, teknologi akan terus menjadi hal terpenting
dalam kehidupan. Hal yang saat ini sedang menjadi trand dan ramai
diperbincangkan adalah teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang
mana merupakan salah satu hal terpenting di abad ini. Tidak dapat dipungkiri kalau
TIK tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Mulai dari anak kecil hinga
orang tua, pedagang kecil hingga pengusaha besar, baik disadari maupun tidak
sudah begitu tergantung pada TIK.
Jika dilihat dari kacamata sejarah, TIK sesungguhnya
sudah mulai dikenal manusia sejak beratus-ratus berabad-abad lalu. Sejak
manusia diciptakan di muka bumi ini, manusia sudah mulai mencoba berkomunikasi
dengan symbol-simbol dan isyarat. Hal ini merupakan titik awal perkembangan
TIK. Manusia yang lebih maju dan modern mampu berkomunikasi secara lisan dan
mulai mampu mendokumentasikan informasi dalam bentuk tulisan dan ukiran baik
dalam bentuk simbol maupun gambar.
Pada jaman lalu, teknik pendokumentasian informasi pun
masih sanat sederhana, tetapi akhirnya terus berkembang dengan sanat pesat
hingga saat ini. Beberapa alat yang digunakan pada zaman dulu antara lain,
tulang, batu, kulit kayu, tanah liat, dan kulit binatang. Adapun karakteristik
dari cara penyampaian informasi pada zaman dahulu adalah informasi menyebar
dengan lambat dan kuran efektif.
Setelah masa revolusi industri, alat-alat
mekanik bahkan elektronik mulai ditemukan, termasuk didalamnya alat-alat yang
mampu membuat penyebaran informasi menjadi lebih mudah dan efektip. Jika pada
awalnya orang yang berjarak jauh hanya mampu berkomunikasi lewat surat atau
melalui kurir, maka pada abad pertengahan ini sudah mulai digunakan telegraf.
Beberapa tahun kemudian, Alexander Graham Bel menemukan telepon yang mampu
dipakai untuk berkomunikasi oleh orang walaupun berjarak jauh.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
(TIK) berkembang dengan sangat pesat hingga saat ini. Saat
ini, jarak dan waktu seakan tidak lagi menjadi halangan dalam berkomunikasi.
Orang yang berada di pulau yang berbeda bahkan negara yang berbeda kini sudah
mampu melakukkan komunikasi bahkan mampu ditampilkan secara visual. Salah satu
hal yang sedang menjadi trend sat ini adalah kegiatan yang berbasis internet
dan elektronik.
Beberapa contoh pemanfaatan TIK
diantaranya adalah e-learnig, e-banking, e-library, e-labolatory, e-mail dan
sebagainya. Aktivitas-aktivitas berbasis elektronik ini sudah pasti sangat
membantu kegiatan manusia. Dengan hal tersebut di atas, dimensi ruang dan waktu
tidak lai menjadi hambatan. Selain itu,proses pengolahan data pun semakin cepat
dan efisien. Berbagai barang elektonik mulai dari televisi, handphone, tablet,
netbook, dsb sudah menjadi barang-barang yang tidak asing lagi bagi masyarakat.
Perkembangan TIK
pun semakin pesat seiring dengan ditemukannya alat-alat yang lebih canggih.
Rabu, 23 November 2016
Perangkat Keras Komputer (Hardware)
Perangkat Keras Komputer (Hardware)
adalah sebuah komponen fisik pada komputer yang digunakan oleh sistem untuk
menjalankan perintah yang telah diprogramkan atau dalam arti singkatnya sebuah
komponen pada komputer yang bisa disentuh, dilihat dan diraba.
Macam - Macam Perangkat Keras Pada
Komputer (Hardware):
1. CPU (Central Processing Unit)
CPU adalah pusat pengendali dan
pemerosesan pada sebuah komputer yang mengatur semua instruksi program dan
semua aktivitas yang dilakukan dalam komputer, sehingga CPU biasa disebut
sebagai otak dari komputer.
2. Motherboard (Mainboard)
Mainboard adalah papan sirkuit utama
yang berguna sebagai tempat macam-macam komponen elektronik yang saling
terhubung yang memiliki chip bios, port, slot dan jalur konektor sebagai
penghubung dari masing-masing perangkat.
3. Monitor
Monitor adalah sebuah perangkat keluaran
yang digunakan untuk mengeluarkan hasil pemerosesan yang dilakukan oleh
komputer berupa informasi yang dibutuhkan oleh orang yang memakai komputer.
4. Keyboard
Keyboard adalah sebuah perangkat masukan
yang digunakan untuk memasukan data berupa huruf, angka maupun symbol tertentu
serta melakukan perintah-perintah untuk menyimpan file dan membuka file.
Keyboard disebut juga sebagai papan ketik pada komputer.
5. Mouse
Mouse adalah sebuah perangkat masukan
yang berguna sebagai penunjuk posisi kursor/pointer pada layar monitor.
6. RAM (Random Access Memory)
Ram (Random Access Memory) adalah Tempat
dimana kita menemukan instruksi-instruksi yang hendak dikerjakan dan sebagai
media penyimpanan sementara.
Harddisk adalah Perangkat keras yang
terbuat dari bahan kaku yang berlapisi piringan magnetik oksida yang mempunyai
kapasitas penyimpanan yang sangat besar.

Processor adalah perangkat keras yang
berguna untuk melakukan pembacaan, pengertian dan melaksanakan perintah dari
pelaksanaan program.
9. Power Supply
Power Supply adalah perangkat keras
komputer yang digunakan untuk memberikan tenaga dan energi arus listrik pada
komputer.

10. LAN Card (Local Area Network)
LAN (Local Area Network) adalah jembatan
penghubung antara komputer server dan komputer client dalam jaringan LAN.
AGP Card (Accelerated Graphics Port)
adalah perangkat keras yang berfungsi untuk memaksimalkan layar resolusi gambar
pada kom
12. VGA Card (Video Graphics Accelerator)
VGA Card (Video Graphics Accelerator)
Adalah perangkat keras yang berfungsi untuk merubah sinyal digital menjadi
sinyal gambar.
13. FDD (Floppy Disk Drive)
14. Joystick
Joystick adalah alat masukan yang
digunakan untuk memasukan perintah untuk menggerakan permainan pada komputer.
15. Printer
Printer adalah perangkat keluaran yang
digunakan untuk mencetak data seperti gambar/foto, tulisan pada media kertas.
16. CD ROM / DVD ROM
CD ROM / DVD ROM adalah perangkat yang
berfungsi untuk membaca data atau program dari media penyimpanan data CD atau
DVD.
17. Scanner
Scanner adalah alat input yang mempunyai
fungsi hampir mirip dengan mesin fotocopy. Dengan proses penggunaannya mengcopy
data objek lalu dipindahkan kedalam memory komputer yang hasilnya dapat dilihat
pada layar monitor.
18. Modem
Modem adalah perangkat keras yang
digunakan untuk menghubungkan komputer ke jaringan internet.
19. Flashdisk
Flashdisk adalah perangkat yang
digunakan untuk menyimpan data dengan ukuran kapasitas ternetntu. Ada yang 2GB,
4GB, 8GB, 16GB, sampai 32GB kapasitas penyimpanan.
20. Speaker
Speaker adalah perangkat keras
keluaran(Output) yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemerosesan berupa
suara dari komputer.
Langganan:
Komentar (Atom)










